4 Cara Komunikasi Tepat dengan Anak Penurut

Punya anak penurut?
Merasa damai setiap hari karena dia penurut?
Atau merasa dia tidak punya inisiatif saking penurutnya?

Anak penurut tentu dambaan setiap orang tua. Aturan, tata tertib, dan perintah dengan mudah diaplikasikan kepada anak penurut. Mereka sering tidak melakukan sanggahan atau bantahan atas apa yang diinginkan orang tua, sepanjang hal itu demi kebaikan. Karakter seseorang memang bisa diprediksikan sejak masa kanak-kanak. Akan tetapi, anak-anak yang terus mendapat teladan yang baik, berada di lingkungan pembelajar, dan mendapat stimulus yang baik akan berkembang menjadi anak yang baik, sekalipun dia bukan anak baik pada masa kanak-kanaknya.

Orang tua tidak perlu terburu-buru menakar kemampuan anak dan melabelinya negatif karena semua dapat berubah. Anak penurut memang mudah diarahkan. Namun, orang tua tetap harus memberi ruang baginya untuk mengambil keputusan sendiri.

Baca juga:

4 Hal yang Membuat Anak Unik dan Berbeda

Perlu dirancang komunikasi yang tepat dengan anak penurut agar mereka tidak mengalami hal-hal sulit di kemudian hari.

Bagaimana caranya?

1. Yakinkan Anak dengan Perasaannya Sendiri

Anak akan merasa tidak yakin dengan perasaannya sendiri saat tidak ada ruang mengekspresikan keinginannya. Orang tua perlu menjadi jalan terbukanya keyakinan anak akan perasaanya sendiri dengan memberinya waktu berpendapat, mendengarkan keluhannya, juga harapannya akan sesuatu.

2. Bantu Anak Membangun Harga Dirinya

Harga diri tidak datang dengan sendirinya. Orang tua dapat membangun harga diri anak dengan tiga cara
๐Ÿ‘‰ memperbesar rasa kompetensi yaitu rasa percaya diri untuk mengaktualisasikan semua yang dimilikinya, mulai pengetahuan  ketrampilan, hingga perilaku.
๐Ÿ‘‰ mengarahkan anak untuk selalu berbuat baik
๐Ÿ‘‰ meyakinkan anak bahwa orang tua menghargainya.

Semakin cepat anak segera menghargai dirinya, akan semakin berpikir dan bersikap yang baik dan lebih sadar akan dunia di sekitarnya.

3. Beri Lebih Banyak Kesempatan Memilih dan Menentukan Sendiri Keinginannya

Anak perlu diarahkan memilih dan menentukan sendiri keinginannya agar belajar tanggung jawab menanggung konsekuensi atas setiap pilihan. Menentukan sendiri pilihannya membuat anak merasa menjadi bagian penting dalam setiap kegagalan dan keberhasilannya.

4. Selalu Mendukung Agar Menjadi Diri Sendiri

Untuk menjadi hebat, tidak perlu menjadikan anak seperti anak lain. Cukup mengupayakan agar ada peningkatan kualitas dari waktu ke waktu, maka anak akan menjadi hebat pada saatnya. Dia akan belajar berproses, belajar mengambil hikmah dari kesalahan sendiri, dan belajar menapaki tangga satu per satu menuju keberhasilan dengan menjadi dirinya sendiri.

Mengupayakan agar anak seperti yang diinginkan orang tua tentu tidak mudah. Anak-anak dengan segala kekurangannya adalah ladang amal orang tuanya. Kekurangannya, apa pun dan bagaimana pun bentuknya, tidak selalu merupakan kekurangan yang menetap. Anak-anak yang pada masa kanak-kanak adalah seorang pembangkang atau terlalu penurut bukan berarti itu terbawa sampai dewasa. Berbagai cara bisa dilakukan agar anak memiliki sifat dan perilaku ideal.

Seorang psikolog anak kenamaan, Dr. Seto Mulyadi, S. Psi., M.Si mengatakan, “Orang tua sebaiknya jangan pernah bermimpi untuk mempunyai anak yang penurut. Sebaliknya, bermimpilah memiliki anak yang bisa diajak bekerja sama.”

Sekali lagi, hal penting yang harus diperhatikan adalah bahwa setiap kekurangan anak tidak selalu merupakan kekurangan yang menetap. Anak-anak pembangkang atau terlalu penurut tidak selalu saat dewasa nanti berperilaku demikian. Semua tergantung kehendak Allah dan ketepatan cara komunikasi orang tua dengan anak. Jangan mengkhawatirkan sesuatu yang belum pasti.

Tetaplah berusaha menjadikan anak memiliki sifat-sifat yang baik. Jangan pernah bosan memberi teladan yang baik, jangan berkecil hati bila belum sesuai harapan, dan jangan lelah mencari ilmu agar selalu terbentang jalan mengupayakan yang terbaik bagi anak.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like